Rindu Padamu Istriku...
Dalam sunyi malam yang memeluk diriku
Namamu indah menyentuh bagai bayu
Menembus kerasnya tulang dada
Namun lembut seperti sutra
Cahaya hati hanya bersinar melalui doa
Doa-doa dari mulut mungil kita
Mempertemukan kita dalam sujud yang panjang
Berselimut cahaya cinta dari Sang Maha Cinta
Mata ini seperti ada penghalang
Dinding yang tebalnya dari timur sampai barat
Namun aku percaya bahwa hati kita bertemu
Dalam kisi-kisi bayu dalam dinding kesunyian
Semakin larut malam ini
Semakin hangat sentuhmu menembus sunyi
Mencabut duri yang yang semakin dalam
Merobek kokohnya pundakku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar