Rabu, 30 Desember 2015

Islah suami-istri

Malam Islah

Malam ini begitu sunyi bagiku, ketika ada sedikit kesalahpahaman kecil dengan istriku tercinta...
tapi aku sadar, semua ini adalah salahku...

wahai kau suami yang beriman, Allah telah menitipkan wanita terbaik didunia setelah ibumu untuk menjadi nikmat dan ujian bagimu didunia ini...
maka jika kita berharap akan ridho Allah...maka bersifatlah sabar dan lemah lembut terhadap kekurangan yang dimilikinya...

Jika ia marah atau kecewa sentuhlah ia dengan kasih sayang yang paling lembut, karena padanya akan timbul kembali perasaan cinta yang sedang tertutup oleh nafsu berupa marah yang ada pada wajahnya yang cantik...

Dan ingatlah wahai suami yang beriman, jangan sampai kita melakukan kebaikan demi kebaikan dengan harapan istri kita akan membalas semua kebaikan kita sama banyak...ingatlah wahai saudaraku....Istrimu adalah titipan Allah, maka jika kita amanah terhadap apa yang dititipkan pada kita maka imbalan dari Allah lah yang kita dapat....bukan balasan dari istri...

Lantas akan muncul pertanyaan...
"Tapi saya sebagai imam harus meluruskan dong kalo istri saya salah...."

Jawabannya..."iya benar, bahkan wajib bagi kita untuk meluruskan istri kita jika ada salah.."
tapi ingat wahai saudaraku imam keluarga islami...nasihat yang baik harus muncul dengan niat yang baik, waktu yang baik dan dalam kondisi yang baik...

"Maksudnya gimana ?"

maksudnya begini...ketika kita melihat sebuah kekurangan dalam diri istri kita, secara sadar atau tidak disadari akan muncul perasaan tidak enak, tidak nyaman atau bahkan tidak suka. maka ketika kita menemui kondisi yang semacam ini jika kita tidak hati-hati setan yang akan masuk dalam nasihat kita...bukannya menjadi baik malah akan membuat perpecahan dalam keluarga.

yang kedua...niat yang baik...sekali lagi mari kita ingat bahwa istri adalah titipan Allah, maka niat yang paling baik adalah menjaga titipan yang kita terima bukan supaya kita mendapatkan pelayanan dari istri kita yang baik dll....tenang saudara...kalo niat kita ikhlas Allah ga bakalan diam kog...

yang ketiga..carilah suasana hati istri yang baik...maksudnya jangan sampai ketika istri sedang suasana hatinya tidak enak, sedang kecewa dengan kita dll trus kita memberikan nasihat tentang perbaikan bagi dirinya..yang ada nanti malah yang terpikir...."Aku memang ga ada baiknya..." nah susahkan jadinya....

yang ke empat..jangan berikan banyak nasihat dalam satu waktu.....yaaaa memang sih pasti nanti akan banyak kekurangan yang kita temukan...tapi sadarlah para imam..mereka juga menahan perasaan loo dengan segala kesalahan kita...kalo nanti kita sekali beri nasihal banyak banget..yang bisa muncul di pikiran istri kita adalah yang tadi...."Aku ternyata ga ada baiknya di hadapan suamiku"...kalo sudah gini suasana keluarga bisa jadi tidak nyaman lagi.....

terakhir....jadi imam harus sabar dan banyak bersyukur....kita sama sama lah jalan bareng, diskusi bareng...insyaallah semua bisa dibicarakan....

Terima kasih...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar